Latest Movie :
Recent Movies
Tampilkan postingan dengan label Crime Movies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Crime Movies. Tampilkan semua postingan

Kick Ass 2 +Subtitle Indonesia

Film komedi Superhero yang diangkat berdasarkan buku komik yang ditulis oleh Mark Millar dan John Romita, Jr, ini merupakan sekuel film Kick-Ass yang pertama pada tahun 2010 dimana film ini berbeda dengan film superhero lainnya yang berani menghadirkan konsep Superhero tanpa kekuatan super.

Karena sebelumnya film superhero komedi ini telah banyak memiliki fans tersendiri, maka kelanjutan dari film Kick-Ass 2010 dilanjutkan kembali dengan menghadirkan film Kick-Ass 2 yang rilis pada tanggal 16 Agustus 2013 di USA. Film ini ditulis dan disutradai oleh Jeff Wadlow dan co-diproduksi oleh Matthew Vaughn, yang menyutradarai film pertama.

Dalam film keduanya ini akan semakin meriah dengan bergabungnya Jim Carrey dan tentu saja kembalinya Chloe Moretz yang telah mencuri perhatian luar biasa lewat perannya sebagai Hit Girl.

Setelah Kick-Ass (Aaron Johnson) berhasil ‘menginspirasi’ sekelompok orang untuk menjadi superhero bertopeng seperti layaknya dirinya, Ia pun bergabung dengan kelompok yang dipimpin oleh Colonel Stars dan Stripes (Jim Carrey). Kelompok Superhero amatir ini kemudian diburu oleh Red Mist (yang telah ‘bangkit’ kembali dengan julukan ‘The Mothe Fuc*er’). Hanya Hit Girl (Chloe Grace Moretz) yang dengan senjatanya bisa mengatasi serangan dari Red Mist tersebut.

Kick-Ass dan Hit Girl awalnya sudah ingin ‘pensiun’ dari profesi mereka sebagai Superhero dan mulai menjalani kehidupan remaja normal mereka sebagai Dave dan Mindy. Namun ketika kelulusan sekolah semakin mendekat, dan Dave belum tahu apa yang akan Ia kerjakan, Ia akhirnya memutuskan untuk kembali membuat Team Superhero bersama Mindy.

Sialnya, saat identitas Mindy sebagai Hit Girl terbongkar ke publik, Ia memutuskan untuk pensiun. Dave yang tinggal seorang diri kemudian memutuskan bergabung bersama Justice Forever yang dipimpin oleh Colonel Stars and Stripes. Saat mereka mulai beraksi, kemudian muncul super-villain pertama di dunia bernama ‘The Mother F%&*^r’ (transformasi Red Mist) yang kembali memperkuat jaringan kejahatannya untuk membalas dendam terhadap kematian Ayahnya yang dilakukan oleh Kick-Ass dan Hit-Girl.

Namun satu hal yang tak diketahui oleh ‘The Mother F%&*^r’, jika ia menyerang salah satu anggota dari Justice Forever, maka Ia juga akan berurusan dengan semua anggotanya.


DOWNLOAD

Link


Click Here - Subtitle

Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)

Alternatif Link


Gunakan Link Alternatif Jika Link Utama Susah di Akses


For More Subtitle Visit
Subscene.com




MORE SCREENSHOT






{[['']]}

The Big Lebowski +Subtitle Indonesia


"Dude" Lebowski, mistaken for a millionaire Lebowski, seeks restitution for his ruined rug and enlists his bowling buddies to help get it.



DOWNLOAD

Link


Click Here - Subtitle

Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)

Alternatif Link


Gunakan Link Alternatif Jika Link Utama Susah di Akses



MORE SCREENSHOT




WATCH THE TRAILER HERE 


{[['']]}

We're The Millers +Subtitle Indonesia


Komedi perjalan terbaru ini akan menghadirkan banyak kegilaan yang hanya bisa kamu ukur dengan rating “R” (bahasa kasar, kekerasan intens, konten seksual termasuk ketelanjangan dan pengunaan narkoba). Dari tarian erotis, keluarga palsu, french kiss tiga arah, dua ton ganja, kartel narkoba Meksiko yang marah sampai testikel bengkak, We Are The Millers mencoba mengusik syaraf tawamu ke titik maksimal di musim panas ini sekaligus mensejajarkan dirinya dengan komedi-komedi dewasa laris lainnya.

Naskah awalnya sendiri sebenarnya sudah mendekam lama sejak 2006 lalu di rumah produksi New Line, namun baru akhirnya bisa dibuat tahun lalu setelah melalui berbagai kendala (Pergantian sutradara, penulis naskah sampai aktor utama dari Steve Buscemi ke Jason Sudeikis).

We’re The Millers mengisahkan tentang Sudeikis yang berperan sebagai seorang pengedar narkoba bernama David Clark yang menghabiskan hari-harinya dengan menghisap ganja dan tidak memiliki tujuan hidup yang jelas. Meski sudah cukup berumur, ia belum menikah ataupun memiliki pekerjaan tetap.

Namun semua itu berubah ketika suatu hari dirinya dirampok habis-habisan dan semua ganja serta uang yang ia miliki hilang! Sebagian besar dari ganja yang hilang tersebut milik pemasoknya, Brad (Ed Helms, The Hangover), seorang pengedar narkoba yang agak sedikit gila dan memiliki gaya unik ala-ala penjahat James Bond.

Brad yang mengetahui ganjanya hilang di tangan David Clark, meminta pemadat tersebut untuk menggantinya dengan menyelundupkan narkoba baru dari Mexico ke Amerika. David yang mau tak mau harus melakukan penyelundupan tersebut yang akhirnya memiliki ide untuk menyamarkan dirinya sebagai sekelompok keluarga yang tengah berlibur ke Mexico dengan mengendarai sebuah RV.

Namun dimana dia akan mendapatkan figur istri dan anak, kalau pacar saja tak punya? Disinilah peran seorang penari strip bernama Rose (Jennifer Aniston) diperlukan. David pun mengajak Rose untuk turut menyelundupkan narkoba dengan iming-iming imbalan besar. Selain Rose, seorang remaja bernama Casy (Emma Roberts) dan Kenny (Will Poulter) juga diajak untuk menyamar sebagai anak-anak mereka.

Tentu saja misi mereka untuk menyelundupkan narkoba tidak berjalan semulus yang mereka inginkan. Narkoba yang diselundupkan ternyata tidak sedikit, bahkan hampir semua kompartemen di dalam RV yang mereka tumpangi habis dijejali dengan berkotak-kotak ganja. Bukan itu saja, disepanjang perjalanan mereka menuju dan kembali dari Mexico ke Amerika, banyak hal unik dan menegangkan yang terjadi. Apakah David berhasil menyelundupkan narkoba dengan samara liburan keluarga barunya?

Seperti kebanyakan komedi nakal lainnya tentu saja We’re The Millers itu jorok, kurang ajar dan offensive. Dengan memasang tema “keluarga” dan perjalanan ini seperti sebuah family road trip movie yang baru keluar dari penjara.



DOWNLOAD

Link


Click Here - Subtitle

Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)

Alternatif Link


Gunakan Link Alternatif Jika Link Utama Susah di Akses



MORE SCREENSHOT





WATCH THE TRAILER HERE 

{[['']]}

Red 2 +Subtitle Indonesia

Diadaptasi dari seri komik berjudul sama karya Warren Ellis dan Cully Hamner, RED 2 melanjutkan kisahnya tepat dari titik akhir kisah yang disampaikan seri sebelumnya, Frank Moses (Bruce Willis) kini digambarkan telah pensiun dari melakukan berbagai kegiatan yang dapat membahayakan nyawanya dan memilih untuk hidup tenang bersama di pinggiran kota bersama kekasihnya, Sarah Ross (Mary-Louis Parker) – yang sebenarnya telah mulai merasa bosan dengan kehidupan kesehariannya yang berjalan terlalu “tenang.”

Well… tentu saja, ketenangan hidup Frank dan Sarah segera berakhir ketika sahabat lama Frank, Marvin Boggs (John Malkovich), hadir kembali dalam kehidupan mereka dan meminta Frank untuk bergabung dengannya dalam sebuah misi rahasia. Walau pada awalnya menolak – dan juga karena didorong atas permintaan Sarah sendiri, Frank akhirnya menyetujui untuk terlibat dalam misi yang dibawa oleh Marvin.

Misi itu sendiri ternyata berhubungan dengan salah satu operasi rahasia yang pernah melibatkan Frank ketika masa Perang Dingin terjadi antara Amerika Serikat dan Rusia. Marvin lebih lanjut menjelaskan bahwa Frank kini telah menjadi buruan beberapa agen rahasia karena namanya terdaftar sebagai salah satu orang yang turut berpartisipasi dalam operasi rahasia yang disebut Operation Nightshade dan bertujuan untuk menyelundupkan senjata nuklir ke negara Rusia tersebut.

Kini, Frank, Marvin dan Sarah harus terus berlari dan menyelamatkan diri dari orang-orang yang mengincar nyawa mereka sekaligus berusaha untuk menemukan kembali senjata nuklir tersebut sebelum ditemukan oleh sosok-sosok yang tidak bertanggungjawab.

DOWNLOAD

Link


Click Here - Subtitle

Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)

Alternatif Link


Gunakan Link Alternatif Jika Link Utama Susah di Akses



MORE SCREENSHOT







WATCH THE TRAILER HERE

{[['']]}

Red +Subtitle Indonesia


Diangkat dari komik keluaran DC Comics, RED menjadi film action yang dibintangi sejumlah aktor kawakan seperti Bruce Willis, Morgan Freeman, Helen Mirren dan juga John Malkovich.

Adalah Frank Moses (Bruce Willis), seorang veteran CIA yang menghabiskan masa pensiunnya sendirian. Hari- harinya dilalui hanya dengan menelfon Sarah (Mary-Louise Parker) yang bekerja sebagai customer service di perusahaan yang memberi Frank uang pensiun.

Ketenangan hidupnya tak berlangsung lama karena rumah Frank didatangi oleh para penembak yang ingin menghabisi nyawa Frank. Untungnya Frank berhasil lolos. Sadar bahwa Sarah juga menjadi sasaran, Frank pun menjemputnya dan mencari bantuan.

Bukan kepada polisi, tapi Frank memilih untuk meminta bantuan teman-temannya sesama di CIA dulu, yang juga telah pensiun. Joe (Morgan Freeman), Marvin (John Malkovich) dan Victoria (Helen Mirren) pun mencari tahu alasan para penembak misterius tersebut ingin menghabisi Frank, dan juga mereka.

Mereka mungkin telah pensiun, tapi jangan ragukan kekuatan dan kecerdikan mereka karena mereka extremely dangerous!

Penuh action? Ya. Senjata-senjata canggih? Pasti. Namun komedi juga muncul sebagai satu unsur yang cukup kuat dalam film ini.

DOWNLOAD

Link


Click Here - Subtitle

Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)

Alternatif Link


Gunakan Link Alternatif Jika Link Utama Susah di Akses



WATCH THE TRAILER HERE 

{[['']]}

Cold Eyes +Subtitle Indonesia


Film ini merupakan remake dari film Hongkong tahun 2007 berjudul Eye in the Sky. Cold Eyes menghadirkan sebuah aksi kriminal, polisi dan penjahat yang dipisahkan dengan frontal tanpa misteri, kemudian dibalut bersama aksi catch and run.

Film ini bercerita tentang detektif dari tim pengawasan dari unit kejahatan khusus yang bekerja sama untuk membongkar sebuah organisasi yang bekerja untuk merampok bank. Ya, Cold Eyes mengisahkan tentang sepak terjang sebuah tim pemberantas kejahatan yang bergerak di bidang Surveillance (pengamatan). Tugas mereka adalah untuk melacak, mengungkap & menangkap orang orang yang terlibat di beberapa perampokan yang terjadi di Korea.

Tokoh utama film ini adalah Ha yoon jo (Yoon jo) seorang anggota baru dari tim yang dipimpin oleh Chief Hwang (Kyung gu) untuk mengungkap kasus tersebut. Ha Yoon-ju ( Han Hyo-Joo ) menjadi anggota terbaru untuk bergabung dalam unit Angkatan Kepolisian Kriminal Khusus Korea yang mengkhususkan diri dalam kegiatan penyelidikan pada penjahat kelas tinggi.

Dia satu tim dengan Hwang Won-jin (Sol Kyung-Gu ) pemimpin veteran unit dan mencoba untuk melacak James (Jung Woo-Sung) yang merupakan pemimpin berhati dingin dari sebuah organisasi kriminal bersenjata.

Ini adalah salah satu film yang sangat detail dalam hal penjabaran mengenai cara cara dari tim Surveillance itu bekerja, baik dalam hal Gadget, cara mereka berkomunikasi, penyamaran, penempatan kamera, timing & posisi dari setiap masing masing personil. Pokoknya disajikan secara pas & teliti, begitu juga dengan tehnik yang dilakukan oleh James (Woo sung) untuk mengatur timnya.

Jadi disini masing masing pihak saling berpacu dengan waktu & adu kepandaian untuk mencapai tujuannya masing masing. Alur ceritanya enak untuk diikuti, menegangkan & gak membosankan, film terus terjaga tensinya hingga akhir. Penampilan para castnya juga terlihat pas, walaupun gak semua anggota tim dibahas disini. Yang menarik justru dari tokoh antagonisnya yaitu James yang tampil cool skaligus mengerikan.

Overall, Cold Eyes/Stakeout (Gam-si-ja-deul) adalah film yang cukup memuaskan. Cold Eyes jelas merupakan sebuah film yang menarik, bahkan tidak memberikan rasa bosan kepada penontonnya, hal yang penting. Yang ia tidak mampu lakukan hanya satu, mempertahankan agar excitement dari cerita tetap hidup, dan stabil, sama stabilnya dengan tensi dan tempo yang ia berikan.

Dengan pesan yang terlalu kecil untuk mencuri atensi, Cold Eyes lebih terasa seperti sebuah proses yang mencoba memberi tahu atau mungkin mempertajam lagi teknik-teknik yang dapat digunakan ketika anda mencoba melakukan pengintaian, tidak lebih dari itu.


DOWNLOAD

Link


Click Here - Subtitle

Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)

Alternatif Link


Gunakan Link Alternatif Jika Link Utama Susah di Akses



MORE SCREENSHOT






WATCH THE TRAILER HERE 

{[['']]}

R.I.P.D : Rest In Peace Departement +Subtitle Indonesia


Berkisah tentang dua orang polisi dari R.I.P.D (Rest In Peace Department), sebuah departemen yang bertugas untuk melindungi dan melayani umat manusia dan menangkap penjahat yang telah mati yang enggan masuk ke neraka. Veteran sheriff Roy Pulsifer (Jeff Bridges) telah menghabiskan karirnya sebagai polisi legendaris yang dikenal piawai melakukan pelacakan roh mengerikan yang cerdik menyamar sebagai orang biasa.

Misinya? Untuk menangkap dan mengadili penjahat yang berusaha melarikan diri dari penghakiman terakhir dengan bersembunyi di antara manusia di Bumi. Disini, Roy berpartner dengan Nick Walker (Ryan Reynolds), seorang polisi yang tewas karena dibunuh oleh penjahat.

Nick sendiri penasaran siapa yang telah membunuhnya dan berniat membalas dendam sembari melakukan pekerjaannya melawan penjahat-penjahat di neraka. Berdua mereka bahu-membahu mengembalikan keseimbangan kosmis... atau melihat terowongan akhirat mulai mengirimkan jiwa-jiwa jahat dan marah dengan cara yang sangat salah.


DOWNLOAD


Click Here - Subtitle

Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)



MORE SCREENSHOT






WATCH THE TRAILER HERE


{[['']]}

Despicable Me 2 +Subtitle Indonesia

Well… sebagai sebuah karya perdana, Despicable Me (2010) jelas bukanlah sebuah karya yang buruk. Meskipun dengan naskah cerita yang jelas jauh dari kecerdasan film-film animasi karya Pixar Animation Studios, termasuk sekuel dari film-film animasi yang mereka produksi, film yang diproduksi oleh Illumination Entertainment ini masih mampu tampil menghibur dengan deretan pengisi suara yang berhasil menghidupkan setiap karakter yang ada di dalam jalan cerita, pemanfaatan efek visual yang maksimal dan… kehadiran karakter pendukung bernama minions yang secara mengejutkan mampu mencuri perhatian begitu banyak penonton dunia.

Dengan formula tersebut, Despicable Me yang dibuat dengan biaya produksi sebesar hanya US$69 juta berhasil mengumpulkan total pendapatan sebesar lebih dari US$543 juta dari masa perilisannya di seluruh dunia. Atau dalam bahasa lain di Hollywood…

sekuel!
Masih mengandalkan naskah cerita yang ditulis oleh duo Cinco Paul dan Ken Daurio serta pengarahan dari Pierre Coffin dan Chris Renaud, Despicable Me 2 sayangnya tetap tidak akan menghadirkan kualitas penceritaan yang lebih baik jika dibandingkan dengan seri pendahulunya. Paul dan Daurio sepertinya telah menyadari bahwa naskah cerita mereka yang terdahulu menyimpan daya tarik yang begitu minimalis terhadap sang karakter utama, Gru yang merupakan sosok penjahat yang kemudian mengubah jalan hidupnya menjadi lebih baik setelah perkenalannya dengan tiga sosok gadis kecil.

Namun, daripada berusaha untuk memberikan Gru alur cerita yang lebih kuat lagi, Paul dan Daurio justru berpaling pada kumpulan minions untuk mengisi setiap sudut jalan penceritaan Despicable Me 2. Hasilnya, ibarat sekumpulan cheerleaders cantik yang terus menari di sepanjang sebuah pertandingan bola basket yang begitu membosankan, kumpulan minions tersebut dimanfaatkan Paul dan Daurio secara maksimal untuk mengalihkan perhatian penonton dari alur cerita utama Despicable Me 2 yang sejujurnya patut dipertanyakan keberadaannya.

Jalan cerita Despicable Me 2 sendiri dimulai ketika Gru (Steve Carrell) diculik oleh salah seorang agen The Anti-Villain League, Lucy Wilde (Kristen Wiig). Penculikan tersebut sama sekali tidak bertujuan buruk bagi Gru. Lucy justru membawa Gru ke markas besar The Anti-Villain League untuk menemui pemimpin mereka, Silas Ramsbottom (Steve Coogan), yang kemudian meminta bantuan Gru untuk menemukan seorang penjahat yang telah mencuri sebuah laboratorium penelitian yang berisikan sebuah formula kimia yang jika disalahgunakan akan mampu mengubah makhluk hidup menjadi sosok yang mematikan.

Walau pada awalnya menolak tawaran tersebut, dengan beralasan bahwa ia lebih memilih untuk berkonsentarasi menjadi ayah yang baik bagi ketiga puterinya, Margo (Miranda Cosgrove), Edith (Dana Gaier) dan Agnes (Elsie Fisher), Gru kemudian menyanggupi untuk memenuhi tugas tersebut. Walau memiliki jalan penceritaan yang menjanjikan akan kehadiran deretan adegan aksi yang terjadi selama karakter Gru melaksanakan tugasnya dalam menyelamatkan dunia, namun Despicable Me 2 justru begitu jauh dari kesan tersebut.

Dalam perjalanannya, alur cerita mengenai karakter Gru dan Lucy Wilde yang mencari jejak sang karakter antagonis kemudian terpecah menjadi begitu banyak bagian: kisah mengenai hubungan personal antara karakter Gru dan Lucy Wilde yang kemudian berkembang, hubungan Gru dan ketiga puterinya, kisah asmara pertama antara karakter Margo dengan Antonio yang kemudian membuat Gru menjadi was-was, beberapa plot cerita yang dibangun berdasarkan sudut pandang beberapa karakter pendukung lain hingga kisah mengenai pencarian jodoh yang tepat bagi Gru yang entah bagaimana bisa diselipkan dalam berbagai deretan plot cerita yang sebelumnya telah dihadirkan Despicable Me 2.

Secara sederhana, alur penceritaan Despicable Me 2 adalah begitu tidak beraturan. Yang menjadi kunci penyatu dari seluruh plot penceritaan yang saling tidak berkesinambungan tersebut adalah kehadiran kumpulan minions di setiap adegan film ini. Harus diakui, kumpulan minions yang dihadiirkan dalam seri Despicable Me memiliki daya tarik yang begitu kuat. Siapapun dipastikan tidak akan sanggup untuk menahan senyum mereka ketika kumpulan makhluk berwarna kuning tersebut telah melakukan aksi-aksi bodoh mereka di depan layar bioskop.

Namun, Despicable Me 2 memanfaatkan daya tarik para minions sehingga seringkali mengenyampingkan jalan cerita utama yang sedang berjalan. Akibatnya, tidak hanya banyak plot penceritaan Despicable Me 2 yang gagal untuk dikembangkan dengan baik, kumpulan minions yang awalnya tampak begitu menarik dan lucu tersebut akhirnya justru menjadi melelahkan keberadaannya – dan Illumination Entertainment bahkan telah menyiapkan sebuah spin-off dari seri Despicable Me berjudul The Minions yang jelas akan berisi para minions tersebut secara maksimal.

Despicable Me 2 jelas terasa berantakan akibat naskah cerita arahan Cinco Paul dan Ken Daurio yang terlalu mengandalkan asumsi bahwa penonton akan tetap merasa terhibur dengan kehadiran minions dalam jumlah yang lebih besar. Dengan karakter- karakter yang gagal untuk tergali dengan baik, wajar jika performa para jajaran pengisi suara Despicable Me 2 juga tidak pernah terasa tampil maksimal maupun istimewa.

Steve Carrell dan Kristen Wiig setidaknya masih mampu menghidupkan karakter mereka dengan baik. Begitu juga dengan Miranda Cosgrove, Elsie Fisher, Benjamin Bratt serta Ken Jeong yang mampu mencuri perhatian. Peningkatan kualitas yang cukup dapat dirasakan hadir dari penampilan visual film ini, dengan penggunaan teknologi 3D di beberapa adegan terasa begitu hidup. Tata musik arahan Pharrell Williams dan Heitor Pereira juga cukup mampu membawakan atmosfer menyenangkan pada alur penceritaan Despicable Me 2.

Apakah Despicable Me 2 berkualitas buruk? Tergantung bagaimana Anda melihatnya. Sebagian dari penonton jelas akan merasa terhibur dengan berbagai kegilaan dan kebodohan yang dihadirkan para minions di sepanjang penceritaan film ini. Namun, berbagai atraksi hiburan yang tersaji tersebut jelas tidak akan dapat melepaskan fakta bahwa Despicable Me 2 tersusun atas konstruksi dasar cerita arahan Cinco Paul dan Ken Daurio yang begitu lemah dan sama sekali tidak mampu dikembangkan dengan baik oleh duo sutradara Pierre Coffin dan Chris Renaud.

Despicable Me 2 jelas lebih sering terasa sebagai sebuah film yang diperuntukkan bagi para penggemar minions daripada mereka yang ingin mengetahui kelanjutan kisah karakter Gru yang telah dipaparkan pada seri sebelumnya. Menghibur, namun jelas terasa terlalu dangkal untuk mampu meraih penonton dalam jangkauan yang lebih luas.



DOWNLOAD
CLICK HERE
ALTERNATIF LINK
CLICK HERE

SUBTITLE
CLICK HERE


MORE SCREENSHOT





WATCH THE TRAILER HERE


{[['']]}

Barrio Brawler +Subtitle Indonesia




Review:

Seorang instruktur bela diri harus memasuki dunia pertarungan illegal untuk menyelamatkan keluarganya.


Download






Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(Cara mendownload Files di Tusfiles)


More Screenshot




{[['']]}

Players +Subtitle Indonesia

players-2012.jpg


Review:

Tema perampokan memang selalu menarik untuk dijadikan plot sebuah film, apalagi jika dibumbui oleh intrik-intrik seru. Tidak heran jika dua sutradara bersaudara Abbas dan Mastan Alibhai Burmawalla mengadaptasi film bertema tersebut dari film Hollywood, The Italian Job(2003) ke dalam film mereka yang bertajuk Players pada tahun 2012.

Alkisah di India terdapat pasangan pencuri terhebat yaitu Charlie Mascarenhas (Abhishek Bachchan) dan Riya (Bipasha Basu). Mereka cukup licin karena selalu lolos dari incaran polisi. Suatu hari pada saat pemakaman Raj yang merupakan sahabat baik Charlie, istri Raj memberikan sebuah CD kepada Charlie. Ternyata CD itu berisi informasi pengiriman emas dari Rusia ke Rumania dengan kereta api.

Charlie memutuskan merampok emas dengan pertolongan seorang kriminal kelas atas yang bernama Victor Braganza (Vinod Khanna). Mereka menyewa tim kriminal yang terdiri dari Spider (Neil Nitin Mukesh) yang ahli peretas komputer, ahli peledak Bilal (Sikander Kher), artis penyamaran Sunny (Omi Vaidya) dan ahli ilusi Ronnie (Bobby Deol).

Kelompok perampok pimpinan Charlie ini berusaha merampok kereta api yang berisi emas itu tanpa diketahui penjaga yang bersenjata lengkap. Untuk itu, Spider pun meretas satelit Rusia, Ronnie menggunakan ilusi untuk mengelabui penjaga emas sementara para perampok memindahkan emas dari kereta api.

Perampokan emas itu berhasil tanpa harus mengorbankan satu pun nyawa. Tetapi ketika Charlie dan kelompoknya merayakan keberhasilannya, tanpa diduga Spider mengkhianati mereka dengan membawa kabur emas tersebut. Ronnie dan Riya berusaha menghentikan Spider namun tewas dibunuh para pembunuh sewaan Spider.

Tidak hanya itu, abak buah Spider juga membunuh Victor. Putri Victor, Naina (Sonam Kapoor) yang juga kekasih Charlie itu sangat marah sehingga memutuskan hubungannya dengan Charlie. Apa yang harus dilakukan Charlie dan dua teman yang masih tersisa, Bilal dan Sunny selanjutnya?


LINK




Untuk Tutorial cara menonton silahkan Click Disini

More Screenshot

players-2012-hindi-movie.jpg

1.jpg

players2012theatricaltr.jpg

{[['']]}

Assassins Tale +Subtitle Indonesia

Tiga pembunuh berurusan dengan kehidupan, cinta, kecanduan dan kepercayaan karena masing-masing mencoba untuk menemukan jawaban atas kehidupan yang lebih baik. Bersama-sama, mereka terbukti menjadi yang paling terpercaya dalam web ini kusut pembunuhan, keserakahan, persahabatan dan pengkhianatan.


DOWNLOAD
CLICK HERE

SUBTITLE
CLICK HERE


More Screenshot:

{[['']]}

New World +Subtitle Indonesia

Dibanding tetangganya; Jepang dan Hongkong, film-film gangster produksi Korea mungkin masih belum berbicara terlalu banyak di pentas Asia meskipun beberapa judul seperti A Bittersweet Life (2005), A Dirty Carnival (2006) atau The City of Violence (2006) sebenarnya juga bukan film-film gangster kacangan, termasuk yang rilis tahun lalu: Nameless Gangster: Rules of the Time (2012). Lalu tahun ini ada New World, lagi- lagi membawa nama besar seperti Choi Min-sik di dalamnya yang sedikit banyak sudah membuat ekpektasi kembali melambung, dan hasilnya di luar dugaan, fantastis! New World bisa jadi salah satu film gangster terbaik yang pernah dibuat oleh negeri kimchi tersebut.

Idenya mungkin sudah pernah dipakai sebelumnya. Ini seperti versi “satu sisi” Infernal Affairs . Tentang Ja-Sung (Lee Jung-Jae), seorang polisi yang ditugaskan dalam misi penyamaran oleh polisi senior Kang Hyung-Chul (Choi Min-Sik) sebagai anggota gangster dari organisasi kriminal paling disegani: “Goldmoon” di mana selama 10 tahun penyamarannya Ja-Sung berhasil menjadi tangan kanan buat orang nomor dua Goldmoon: Jung Chung (Hwang Jung-Min). Dan tidak lama setelah kematian bos besar Goldmoon, Hyung-Chul memutuskan melancarkan operasi “New World” guna merusak rencana pemilihan pimpinan baru yang diperbutkan Jung Chung dan rivalnya, Lee Joong-Goo (Park Seong-Woong). Tentu saja operasi besar nan rahasia ini membutuhkan jasa Ja-Sung kembali, padahal Ja-Sung berharap tugasnya sudah selesai paska kematian sang bos besar, dan kini ia kembali harus berada lebih lama di “sarang macan” dengan segala resiko yang lebih besar.

New World jelas mendapatkan pengaruh besar Infernal Affairs, tetapi pengaruhnya hanya terjadi di satu sisi saja dalam artian hanya ada polisi yang menyamar sebagai anggota mafia, tidak ada sebaliknya. Meskipun begitu sutradara Park Hoon-jung yang juga menuliskan naskahnya tahu benar bagaimana membuat New World menjadi sajian berbeda dari crime thriller Hongkong tersebut. Memanfaatkan satu sisi dari sebuah penyamaran besar, New World punya ruang lingkup lebih sempit, melibatkan dua kekuatan besar berseteru dalam satu kubu, meskipun begitu naskah yang juga ditulis Hoon-jung tidak turut menjadi sempit karena ada polisi ditengah-tengahnya yang berusaha turut campur secara halus.

Dimulai dengan sedikit pelan di setengah jam pertamanya, namun setelah itu New World perlahan namun menjadi pasti disesaki dengan serbuan ketegangan ketika posisi Ja-Sung mulai terendus. Tetapi ini bukan film yang lurus ketika banyak kejutan-kejutan kemudian mewarnai perjalanan karkater utamanya, memaksanya kemudian untuk mengambil keputusan-keputusan penting yang merubah arah film di akhirnya nanti. Dan seperti kebanyakan film gangster, New World juga punya kadar kekerasan yang memuaskan. Beberapa adegannya akan meniggalkan bekas mendalam, seperti salah satunya momen bacok- bacokan di lift yang penuh darah. Selain itu ia punya karakter-karkater kuat yang dimainkan dengan gemilang oleh para cast-nya.

Choi Min-sik tentu saja mendapat perhatian utama. Aktingnya sebagai polisi senior jelas tidak usah dipertanyakan lagi, tetapi kalau mau jujur adala karkater Jung Chung yang dibawakan Hwang Jung-Min lah yang paling memesona selain tokoh utama kita, Lee Jung-Jae. Pempilannya sebagai “badut” yang diremehkan di awal film mengalami pengembangan besar seiring berjalannya waktu. Sementara sebagai pemanis di antara banyak testoteron ada personil variety show populer, Running Man, Song Ji-hyo sebagai agen rahasia, sayang perannya sebagai agen rahasia tidak terlalu signfikan. Salah satu yang terbaik di genrenya.

Setelah A Dirty Carnival butuh waktu 7 tahun untuk mendapatkan sebuah film gangster ala negeri ginseng memuaskan yang tidak hanya menjual kekerasan dan segala tetek bengek dunia gelap mafia, namun juga sebuah plot cerdas yang kuat dan menengangkan tentang sisi mana yang kamu pilih dengan bumbu aksi berdarah-darah di sepanjang dua jam lebih plus dukungan para cast-nya yang bermain solid. Kabar terakhir ada Sony Pictures yang sudah membeli hak remake New World untuk dibuat versi Hollywoodnya.


DOWNLOAD
CLICK HERE
ALTERNATIF LINK
CLICK HERE

SUBTITLE
CLICK HERE


More Screenshot:

{[['']]}

Trance +Subtitle Indonesia

Secara kasar dan dangkal saya akan menyebut ini sebagai versi lain dari Inception -nya Nolan. Keduanya sama- sama menghadirkan sebuah konsep thriller yang bermain dengan alam bawah sadar manusia, menguak rahasia di balik pikiran terdalam dengan penyajian keren, penuh kelokan tajam dan kejutan di sana sini, tetapi ini adalah Danny Boyle, tentu saja kamu tidak bisa begitu saja menyamakan apa yang sudah dibuat sutradara Slumdog Millionaire dan 127 Hours ini dengan Nolan karena keduanya punya ciri khas berbeda yang sama jeniusnya.

Berbicara soal istilah “Trance” sendiri menurut mbah Wiki ia digambarkan sebagai sebuah kondisi tidak atau setengah sadar atau kerasukan atau bisa juga genre musik dansa elektronik, tetapi karena kita tidak berbicara horor atau musik, maka yang tersaji di sepanjang 101 menit durasinya adalah pengeritan yang pertama. Tetapi kamu tidak akan benar-benar bertemu dengan hal-hal di 10 menit pertamanya yang diisi dengan salah satu opening terbaik yang pernah dibuat Boyle. Dibuka dengan narasi James McAvoy yang di sini menjadi Simon, kurator lelang benda-benda seni kelas tinggi. Lalu ada perampokan yang dilakukan Franck (Vincent Cassel) dan ungkapan “Don’t be a hero” dan “No piece of art is worth a human life”, namun yang terjadi malah sebaliknya, sebuah kekacauan yang tidak hanya berujung hilangnya sebuah lukisan Goya bernilai 2o juta Pounds tetapi juga amnesia yang dialami Simon.

Masalahnya hanya Simon yang ternyata mengetahui keberadaan lukisan tersebut, dan hanya melalui proses hipnotis yang dilakukan oleh Elizabeth (Rosario Dawson) lukisan itu (kemungkinan) bisa ditemukan. Jika kamu cukup mengenal Danny Boyle, kita tahu bahwa Boyle masih memanjakan dirinya dalam ciri khasnya di sini: Rangkaian flashback, warna- warna cerah, editing enerjik, visual memabukan dan musik-musik trance keren dari langganan Boyle, Rick Smith yang sebelumnya pernah bekerjasama dalam Trainspotting, A Life Less Ordinary, The Beach, dan Sunshine, tetapi di balik teknis cemerlangnya, Boyle juga sukses menerjemahkan skrip cerdas garapan duo Joe Ahearne dan John Hodge (penulis langganan Boyle), hasil adaptasi dari serial televisi Inggris berjudul sama menjadi sebuah sajian heist yang unik dan cepat. Trance menggabungkan narasi tentang perampokan yang gagal dan proses hipnotis yang melibatkan alam bawah sadar manusia, dalam kasus ini adalah pikiran terdalam Simon dan tubuh polis Rosario Dawson, tetapi yang terjadi kemudian ternyata lebih rumit dari sekedar mencari tahu keberadaan sebuah barang hilang ketika ada rahasia besar lain yang tersimpan dalam otak Simon.

Dan pada akhirnya Boyle membawamu ke lapisan-lapisan lebih dalam, mengaburkan batasan antara kenyataan dan sugesti-sugesti hipnotis yang keluar dari mulut manis Dawson yang mengintimidasi, hingga kemudian Boyle meledakan semuanya dengan rentetan twist demi twist mengejutkan yang seperti tidak berujung, bahkan hingga adegan penutupnya. Ya, kamu tidak akan benar-benar tahu apa yang terjadi, mana karakter yang jahat atau yang baik sampai film benar-benar berakhir. Setelah 10 menit pembukaan yang sama memesonanya dengan penampilan James McAvoy, Trance terjermus menjadi thriller rumit dan dalam.

Ketiga karakter utamanya punya porsi yang seimbang, meskipun pada akhirnya Dawson yang menjadi jantung bagi narasinya yang kompleks. Tetapi yang terpenting dari semua kesenangan itu adalah Boyle tidak pernah kehilangan pesonanya dalam membungkus narasinya bersama ciri khasnya yang enerjik dan berkilau plus hantaman musik keren yang bahkan tidak dipunyai Inception sekalipun.


DOWNLOAD
CLICK HERE
ALTERNATIF LINK
CLICK HERE

SUBTITLE
CLICK HERE


More Screenshot:

{[['']]}

Fast & Furious 6 [UPDATE HDRip] +Subtitle Indonesia

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, jika kamu mengandaikan ini sebagai gigi mobil maka franchise balap-balapan paling kesohor di jagat raya ini sudah mencapai titik laju maksimumnya, tetapi coba tebak? Ia tidak pernah menunjukan tanda-tanda melambat, bahkan seri ke-7 nya pun sudah dikonfirmasi akan dibuat ketika seri ke enamnya ini akan dirilis dengan James Wan (Insidious) duduk di bangku sutradara menggantikan koleganya sesama Asia, Justin Lin yang sudah menggarap 4 seri terakhirnya.

Ya, Fast & Furious adalah franchise action langka yang semakin kuat di setiap seri terbarunya. Seri pertamanya langsung menggebrak dengan menghadirkan dunia balapan underground bersama parade mobil-mobil modifikasinya yang mentereng plus stunt dan cast yang keren meskipun naskahnya sendiri tidak terlalu Istimewa. Lalu seri keduanya terasa ‘pincang’ tanpa kehadiran Vin Diesel yang emoh untuk kembali dan meninggalkan seorang Paul Walker sendiri. Dan franchise ini kemudian berani memaksakan diri dalam seri ke tiganya; Tokyo Drift tanpa menampilkan satu cast pun dari seri pertamanya dan mempercayakan semuanya pada Lucas Black muda dan aksi drift yang berani, bisa ditebak, hasilnya mengecewakan meskipun box office-nya sendiri tergolong masih bagus.

Nah, di seri ke empatnya semuanya menjadi lebih baik, Diesel-Walker kembali termasuk pemain pendukung lama; Michelle Rodriguez dan Jordana Brewster, hingga kemudian diikuti oleh seri ke limanya, yang juga menjadi seri terbaik Fast & Furious. Jadi ada apa di seri terbarunya ini? Bukankah Toretto dan O’conner serta tim terbaiknya yang sudah kaya raya menyatakan pensiun setelah aksi 100 juta Dollar di Rio?

Ya, kenyataannya itu memang benar, tetapi kali ini bukan sekedar masalah uang. Kedatangan Diplomatic Security Service (DSS) Agen Luke Hobbs (Dwyne Johnson) beserta patner barunya, Riley (Gina Carano) di depan pintu rumah Dom dan mengusik ketenangan montir plontos itu dikarenakan Hobbs yang sudah putus asa meminta bantuan Dom bersama krunya untuk menghentikan sepak terjang mantan tentara khusus Inggris, Owen Shaw yang bolak balik sukses melakukan beberapa perampokan besar tanpa bisa tertangkap.

Tentu saja itu bukan urusan Dom tetapi ketika Hobbs memberikan sebuah bukti bahwa Letty (Michelle Rodriguez), bekas pacar Dom yang telah mati ternyata masih hidup dan menjadi bagian dari Shaw maka tentu saja ini menjadi berbeda. “Ini akan berbeda” seru Dom kepada krunya yang ia kumpulkan kembali.

Ya, meskipun pada dasarnya semuanya masih sama; car chase dashyat, adu jotos dan parade mobil keren yang siap memompa adrenalinmu sampai titik tertinggi, tetapi narasi dari penulis setianya Chris Morgan menjadi sedikit berbeda dari seri-seri sebelumnya. Fast & Furious 6 yang juga punya judul lain Fast Six dan Furious Six menjadi lebih personal karena tidak lagi melibatkan uang di ujung kejar-kejarannya yang kali ini sukses memporak porandakan London, terlebih di saat Dom dihadapkan pada ‘hantu’ Letty yang juga menandakan kembalinya Michelle Rodriguez setelah absen di Fast & Furious 5 (2011).

Intinya, Dom diharapkan membantu Hobbs untuk menangkap penjahat Inggris, imbalannya namanya beserta anak buahnya akan dibersihkan dan ia akan mendapatkan Letty kembali. Ya, itu teorinya, tetapi karkater Owen Shaw yang dipernakan bakal calon Erik Draven baru, Luke Evans bukan karkater villain murahan seperti di seri-seri sebelumnya. Owen Shaw itu adalah kriminal cerdas yang setiap gerakanya selalu berada satu langkah di depan Dom dan kawan-kawan. Ada musuh tangguh yang membuat seri ini menjadi lebih menarik selain aksi kebut-kebutan berani tanpa otaknya yang kali ini bahkan sampai melibatkan tank dan pesawat besar dan porsi komedi yang kebanyakan keluar dari mulut lancang Tyrese Gibson untuk mendinginkan suasana.

Di sisi lain Morgan dengan lihai juga berhasil memberikan benang merah untuk menyambungkan ceritanya dengan seri-seri sebelumnya, terlebih benang merah untuk seri kedepannya yang ia sambungkan dengan kejadian di Tokyo Drift pada akhir ceritanya nanti bersama kejutan besar di post credit-nya.Dan bonus buat para penonton Indonesia tentu saja kehadiran Sersan Jaka, Joe Taslim yang melakukan debut internasionalnya sebagai salah satu kru Shaw yang mematikan.

Skalanya mungkin dinaikan menjadi lebih besar dari pendahulunya, tetapi meskipun kali ini melibatkan narasi personal, catfight seru antara Gina Carano dan Michelle Rodriguez, tank besar yang menggilas banyak mobil bak kerupuk atau kejar-kejaran dengan pesawat di landasan terpanjang di dunia, tetap saja secara keseluruhan keasikan level Fast & Furious 6 masih sedikit berada di bawah seri terdahulunya. Ya, sulit untuk menandingi keasikan lepas tanpa beban personal yang sudah dibuat Lin di seri ke limanya, dan momen puncak yang melibatkan brankas besar yang sukses menghancurkan separuh kota Rio itu memang belum ada tandingannya.



[UPDATE HDRip]
DOWNLOAD
 CLICK HERE
ALTERNATIF LINK

SUBTITLE



More Screenshot:


{[['']]}

POPULAR POST

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Droid Movies - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger