Latest Movie :
Recent Movies
Tampilkan postingan dengan label Adventure Movies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adventure Movies. Tampilkan semua postingan

Jurassic World (2015) + Subtitle Indonesia

 

Butuh waktu dua dekade atau 22 tahun tepatnya serta dua sekuel terlupakan sebelum akhirnya Taman Jurassic benar-benar dibuka. Ya, bagi penonton veterannya, tentu saja euforia adaptasi novel laris milik Michael Crichton, Jurassic Park yang dihadirkan Steven Spielberg 1993 silam masih tertanam jelas di ingatan, bagaimana Spielberg mewujudkan segala mimpi manusia menghidupkan kembali kadal-kadal raksasa yang punah jutaan tahun lalu ke era modern dalam sebuah keajaiban sinema yang sangking luar biasanya, masih mampu memancarkan daya magisnya hingga kini.

Ya, kamu bisa menyebut Jurassic Park sebagai salah satu film paling berpengaruh dalam sejarah budaya pop modern. Meskipun punya nama dan basis fans besar, rupanya tidak semudah itu untuk kemudian bisa meneruskan franchise ini kembali. Terhitung sejak instalemen ketiganya, proyek baru Jurassic Park menjadi terkatung-katung tak karuan. Rencana untuk dirilis di tahun 2005 kemudian harus kembali bolak-balik tersendat, naskahnya terjebak dalam “development hell” selama bertahun-tahun.

Dan setelah melewati berbagai rintangan, termasuk di dalamnya, revisi skrip berulang kali, Jurassic World akhirnya benar-benar datang di musim panas tahun ini. Kamu bisa melupakan dua seri terakhirnya karena narasi Jurassic World yang ditulis keroyokan oleh Rick JaffaAmanda SilverDerek Connolly ini seperti tidak pernah menganggap The Lost World dan Jurassic Park III itu pernah ada. Setting waktunya pun persis sama dengan jarak seri pertama dengan jilid ke empatnya ini. 22 tahun dibutuhkan untuk membangun kembali mimpi basah miliyuner John Hammond yang sempat kandas pasca insiden yang terjadi di film pertamanya.

Tetapi kini di bawah pemilik baru Simon Masrani (Irrfan Khan) benar-benar berhasil disulap menjadi taman safari raksasa modern, bahkan melebihi apa yang pernah diimpikan Hammond. Setiap tahun pengunjung membeludak mendatangi pulau Isla Nublar demi menyaksikan atraksi luar biasa para mahluk prasejarah, termasuk di dalamnya ada pasangan kakak-adik, Zach (Nick Robinson) dam Gray (Ty Simpkins) yang diundang oleh bibinya, Claire Dearing (Bryce Dallas Howard) yang kebetulan juga adalah kepala operasional Taman Jurassic World.

Masalah besar kemudian muncul ketika Claire dan bosnya terlalu percaya diri bersiap memperkenalkan jagoan baru Jurassic World; Indominus rex, dinosaurus ciptaan laboratorium tanpa pernah tahu persis apa yang bisa dilakukan mahluk hybird itu yang ternyata belakangan sangat berbahaya, meskipun sebelumnya mereka sudah diperingatkan oleh Owen Grady (Chris Pratt), sang pawang Velociraptors.


http://adf.ly/4208304/jurrasic-park-2015-web-dl


SCREENSHOTS




{[['']]}

Attack on Titan HDRip + Subtite Indonesia

Film Live Action yang rencananya akan dibagi menjadi 2 bagian terpisah ini, yang pertama memiliki judul “Shingeki no Kyojin, dan film keduanya yang akan dirilis pada tanggal 19 September akan disebut “Shingeki no Kyojin: End of The World”. Mengisahakan tentang Ratusan tahun yang lalu, umat manusia hampir dimusnahkan oleh Titans, yaitu makhluk humanoid raksasa yang tidak punya akal budi, pemakan manusia yang hanya untuk kesenangan dan bukan sebagai sumber makanan.

Untuk melindungi diri dari titan atau raksasa humanoid tersebut, sebagian kecil dari manusia membangun sebuah kota dengan dinding yang lebih tinggi dari titan-titan tersebut. Setelah lebih dari seratus tahun, tak satu pun dari titan yang berhasil menyeberang ke kota dengan tembok tinggi, sampai suatu hari seorang titan kolosal yang muncul entah dari mana beristirahat di dinding dan membuat jalan bagi titan kecil untuk menyerang manusia.

Seorang remaja laki-laki yang bernama Eren bersama dengan adik angkatnya Mikasa, dan sahabatnya Armin, merupakan saksi dari skenario mengerikan dari titan yang telah melahap orang-orang di kota. Selanjutnya Eren, Armin dan Mikasa bergabung dengan tim elit Korps Survey, sebuah tim khusus dalam misinya untuk membunuh setiap titan sebagai balas dendam bagi umat manusia.



DOWNLOAD




SCREENSHOTS



{[['']]}

Dragon Nest: Warriors' Dawn BluRay + Subtitle Indonesia


Review:
Dragon Nest Warrior's Dawn adalah film animasi persembahan dari Mili Pictures . di-adaptasi dari game online MORPG : Dragon Nest milik EyeDentity Korea yang dikeluarkan tahun 2009 lalu, di Indonesia sendiri sudah ada game nya sejak tahun 2012 bernama Dragon Nest Indonesia. Dan akhirnya sebuah studio di China akan membuat versi layar lebarnya.

Menceritakan tentang kisah sebuah negara Altera dimana manusia, elf, dan binatang jahat saling hidup bersama dan takluk pada Black Dragon. Saat Black Dragon terbangun dari proses hibernasinya dan mengirim binatang untuk bergerak melintasi negara Alteran di saat itu penaklukan menjadi dekat.

Dari situ, sekelompok kecil manusia dan elf bersatu untuk menghancurkan Black Dragon dan nasib mereka pun ada ditangan Lambert. Seorang prajurit muda harus mengumpulkan segala keyakinan untuk mengalahkan Black Dragon.


DOWNLOAD
http://adf.ly/4208304/dragon-nest-warriordawn

SCREENSHOTS 


{[['']]}

Fairy Tail The Movie : Priestess of The Phoenix +Subtitle Indonesia



Lucy Heartfilia, Seorang anggota serikat penyihir Fairy Fairy, bertemu dengan seorang gadis misterius bernama Eclair dan Momon (Partnernya). Eclair telah kehilangan ingatannya, dan satu-satunya dia ingat adalah bahwa ia harus memberikan "Batu Phoenix" yang dimiliki ke suatu tempat. Setelah itu, Fairy Tail diserang oleh Serikat Carbuncle, yang meluncurkan sebuah plot jahat
terhadap Fairy Tail.


DOWNLOAD

Link



Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)

Alternatif Link


Gunakan Link Alternatif Jika Link Utama Susah di Akses



WATCH THE TRAILER HERE 


{[['']]}

Percy Jackson : Sea of Monster +Subtitle Indonesia

 
Setelah berhasil menyelamatkan tahta kerajaan dewa-dewi Yunani, Percy menjadi sosok legendaris diantara teman-temannya. Walaupun begitu, sebuah permasalahan baru siap datang dan kembali menguji keberanian seorang Percy Jackson.

Percy Jackson: Sea of Monsters memulai penceritaannya ketika masalah tersebut suatu hari muncul setelah sesosok monster berhasil menerobos masuk ke dalam Camp Half-Blood dan mengancam keselamatan para penghuninya.

Setelah melalui penyelidikan, dua pimpinan Camp Half-Blood, Dionysus (Stanley Tucci) dan Chiron (Anthony Head), lalu menyadari bahwa pohon berdaya kekuatan magis yang selama ini melindungi Camp Half-Blood telah diracuni dan membuatnya tidak lagi mampu menjaga keamanan Camp Half-Blood dari serangan luar.

Untuk menghilangkan racun tersebut, Dionysus dan Chiron kemudian mengirimkan Clarisse La Rue (Leven Rambin) yang merupakan puteri keturunan dewa Ares untuk mencari Golden Fleece yang berada di kawasan Sea of Monsters – atau dikenal sebagai Segitiga Bermuda bagi para manusia biasa.

Keputusan untuk mengirimkan Clarisse jelas membuat Percy kecewa. Namun, bersama dengan Grover, Annabeth serta adik tirinya, Tyson (Douglas Smith) yang juga merupakan seorang keturunan Poseidon namun berwujud sebagai cyclops, Percy secara diam-diam berangkat meninggalkan Camp Half-Blood dan memulai sendiri petualangan barunya.
 
 
 

DOWNLOAD

Link


Click Here - Subtitle

Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)



MORE SCREENSHOT





WATCH THE TRAILER HERE

 
{[['']]}

The Wolverine +Subtitle Indonesia




Bukan rahasia lagi jika Logan a.k.a The Wolverine adalah mutan paling menonjol dalam sejarah franchise X-Men. Pesonanya bukan hanya terletak pada kekuatan tulang belulang adamantium, termasuk cakar tajam ikonisnya itu atau juga healing ability-nya yang mampu membuatnya menjadi mahkluk abadi, namun dibalik semua ia sendiri adalah pribadi kompleks dengan kisah hidup panjang yang memang pantas dibuatkan spin-off- live action solo-nya, sesuatu yang tidak didapati bahkan oleh seorang Professor X atau Magneto sekalipun di mana keduanya sampai-sampai harus berbagi tempat dalam X-Men: First Class yang sesak.

Tetapi film pertamanya; X-Men Origins: Wolverine 2009 lalu itu terlalu lembek dan tumpul, bukan film yang pantas buat sang Wolverine, meskipun yah, ia cukup beruntung masih mampu membawa banyak Dollar pulang untuk modal sekuelnya.

Memilih The Wolverine sebagai tajuknya ketimbang Wolverine 2, sekuelnya yang juga merupakan instelemen ke-6 franchise X-Men ini jelas adalah perjudian besar Marvel mengingat film pertamanya tidak mendapatkan respon yang terlalu menggembirakan, taruhannya adalah nama Wolverine itu sendiri dan juga budget 125 juta Dollarnya, apalagi proyek ini sempat mengalami pukulan telak setelah mengalami penundaan akibat gempa dan tsunami Tohoku serta mundurnya Darren Aronofsky 2010 lalu hingga seperti yang kita tahu ada James Mangold yang akhirnya ditunjuk Marvel untuk menangani proyek ini.

Mungkin Arnofosky adalah pilihan bagus yang akan membawa The Wolverine ke level lebih tinggi atau mungkin sebaliknya, tetapi Mangold sendiri bukan sutradara kemaren sore, kita sudah melihat track recordnya, dari Girl, Intterupted, pemenang Oscar Walk the Line sampai 3:10 to Yuma, semua adalah film bagus, namun dunia superhero adalah ranah baru buat Mangold, salah melangkah bisa-bisa ia malah membuat The Wolverine menjadi sekonyol Knight and a Day.

Jadi apa yang dilakukan si Serigala pemarah ini di Jepang? Ia jelas tidak berlibur, mencari sushi segar atau berbelanja di kompleks pertokoan Shibuya. Settingnya terjadi paska The Last Stand, Logan masih terpukul atas kematian Jean Grey (Famke Janssen) yang selalu membayanginya di setiap mimpinya.

Lalu suatu hari ia bertemu Yukio (Rila Fukushima) yang membawanya ke Tokyo guna bertemu dengan Yashida (Haruhiko Yamanouchi) dan mengucapkan selamat tinggal kepada teman masa lalu yang pernah diselamatkannya yang kini tengah sekarat. Tetapi yang terjadi di sana adalah masalah baru yang melibatkan Yakuza dan mutant mematikan bernama Viper, plus kehadiran Mariko Yashida (Tao Okamoto), cucu Yashida yang membuat Logan jatuh hati.

Jika kamu membandingkannya dengan adaptasi live action Marvel lainya, The Wolverine mungkin masih belum menembus batasan parameter saudara-saudaranya itu, tetapi berkaca dari X-Men Origins: Wolverine, The Wolverine jelas mengalami perbaikan cukup signifikan di beberapa bagiannya meskipun yah ini juga bukan jenis film superhero yang bakal kamu kenang lama di kepala, namun setidaknya Mangold sudah melakukan pekerjaanya dengan cukup baik ketika mampu memberikan kesempatan buat karakter Logan berkembang lebih baik ketimbang seri pertamanya bersama narasi garapan trio Christopher McQuarrie, Mark Bomback dan Scott Frank yang diadaptasi dari komik Wolverine 1982-nya Chris Claremont dan Frank Miller.

Bagi beberapa penontonnya The Wolverine dirasa menderita terlalu banyak drama dan romansa untuk ukuran film superhero musim panas yang biasanya lebih didominasi dengan aksi spektakuler megah nan berisik. Namun itu sebenarnya bukan masalah besar, toh meskipun terasa generik plot The Wolverine masih lebih enak dinikmati ketimbang seri pertamanya dan Mangold sudah memberikan kesempatan buat karakter Logan yang bak Ronin untuk berkembang, memasuki dunia barunya yang asing, menjelajahi sisi traumatisnya paska The Last Stand yang ditandai dengan kemuculan Jean Grey dalam mimpi-mimpinya hingga ia bertemu Yukio yang sedikit banyak sudah menyebuhkannya dari banyak kehilangan besar termasuk kekuatannya.

Sementara sekuens aksinya juga tidak terlalu buruk sayang tidak semua momen pertarungannya mampu meninggalkan kesan seperti halnya pertarungan di atas kereta api yang melaju kencang itu, termasuk adegan puncaknya yang mempertemukan Logan dengan salah satu musuh besarnya, Silver Samurai berakhir terlalu cepat.

Ceritanya menjadi lembut dan lebih kelam, mungkin tidak cocok buat para penonton yang mencari sebuah sajian superhero musim panas seganas sosok sang pujaan, tetapi meskipun terlalu generik dan menawaarkan sedikit aksi, The Wolverine tampil lebih baik pada narasi dan pengembangan karakter sang Serigala yang terluka ketimbang seri pertamanya plus The Wolverine menjadi jembatan penting buat masa depan franchise X-Men kedepannya, khususnya X-Men: Days of Future Past 2014 nanti, ini bisa dilihat di mid-end credit scene-nya yang menampilkan sebuah kejutan besar.

DOWNLOAD

Link



Click Here - Subtitle

Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)

Alternatif Link


Gunakan Link Alternatif Jika Link Utama Susah di Akses



MORE SCREENSHOT





WATCH THE TRAILER HERE 

{[['']]}

Planes +Subtitle Indonesia

 

Menjadi pembalap adalah impian pesawat yang satu ini sejak kecil. Pada waktu luangnya, Ia terus berlatih walaupun keadaan tidak mendukung. Namun suatu hari dengan bantuan teman-teman dan mentornya, Ia berkesempatan mengikuti babak kualifikasi kejuaraan olahraga dunia! Dapatkah ia mengeluarkan kemampuan terbaiknya?


DOWNLOAD

Link


Click Here - Subtitle

Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)

Alternatif Link


Gunakan Link Alternatif Jika Link Utama Susah di Akses



MORE SCREENSHOT





WATCH THE TRAILER HERE 

{[['']]}

Rio +Subtitle Indonesia

Dalam film ini, penonton akan dikenalkan kepada Blu (Jesse Eisenberg), seekor burung makaw biru yang dulunya diselundupkan dari Rio de Janeiro, Brazil, sebelum akhirnya ditemukan dan kemudian dirawat oleh Linda Gunderson (Leslie Mann).

Walaupun cerdas, Blu yang sama sekali tidak pernah berinteraksi dengan sesama burung lainnya, akhirnya memiliki kepribadian yang tertutup pada orang lain, cenderung ceroboh dan sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk terbang.

Tanpa disangka, seorang ahli burung asal Brazil, Túlio Monteiro (Rodrigo Santoro), kemudian mendatangani Linda dan mengatakan bahwa Blu adalah burung berjenis kelamin pria terakhir dari dari spesies burung makaw biru.

Karenanya, Túlio kemudian berniat untuk membawa Blu untuk kemudian dijodohkan dengan Jewel (Anne Hathaway), burung makaw biru berjenis kelamin perempuan yang saat ini sedang berada di bawah perawatan Túlio.

Walau awalnya Linda menolak karena takut berpisah dengan Blu, namun akhirnya Linda menerima tawaran Túlio untuk berangkat ke Brazil bersama Blu guna menghindarkan spesies makaw biru dari kepunahan.

Di saat yang sama, seorang penyeludup burung eksotis Brazil, Marcel (Carlos Ponce), ternyata telah menyusun rencana untuk menculik Blu dan Jewel serta menjualnya ke pasar gelap dengan harga yang sangat tinggi.



DOWNLOAD


Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)

Alternatif Link

Click Here - Movies

Click Here - Subtitle

Gunakan Link Alternatif Jika Link Utama Susah Di Akses



MORE SCREENSHOT





WATCH THE TRAILER HERE



 

{[['']]}

Man Of Steel +Subtitle Indonesia [UPDATE BDRip]

If at first you don’t succeed, try and try again”, tampaknya DC Entertainment dan Legendary Pictures di bawah bendera Warner Bros tahu benar arti kutipan bijak milik Thomas H. Palmer itu. Ya, Meskipun tidak sampai merugi, reboot layar lebar empat seri Superman yang berjarak tiga dekade lebih lalu dalam Superman Returns rupanya tidak terlalu bersinar apalagi jika kamu membandingkan dengan gempuran dahsyat dari pahlawan- pahlawan super geng Marvels rivalnya meskipun Superman Returns sesungguhnya bukan reboot yang buruk dari Bryan Singer, dan percaya tidak percaya, Superman Returns kembali meneruskan kutukannya sejak era George Reeves, lihat apa yang terjadi dengan karier Brandon Routh yang malang sekarang? Tetapi ini adalah superhero terbesar di dunia, sulit untuk tidak mengenal pemilik logo “S” dengan spandex dan celana dalam merah yang legendaris itu, maka sayang jika kemudian tidak memberikanya sebuah kesempatan kedua untuk membuktikan bahwa pesona si manusia baja belum habis.

Tidak ada embel-embel “Superman” di judulnya, tetapi dengan logo legendaris dan julukannya, sulit untuk tidak mengetahui bahwa Man of Steel adalah cerita tentang pahlawan super ciptaan Jerry Siegel yang sudah kita kenal sejak lahir yang kali ini kembali mendapat awal baru meskipun sempat tertunda penayanganya sampai setahun. Adalah seorang Zack Synder yang kemudian mendapatkan kepercayaan luar biasa dari DC untuk membawa jagoanya memulai segalanya dari titik nol. Seperti yang kita ketahui Synder bukan sutradara kemaren sore dalam hal mengadaptasi komik. Ia pernah membuat Battle of Thermopylae begitu luar biasa dalam 300 , dan yang lebih besar lagi ada adaptasi komik Alan Moore yang sukses digarapnya dengan fantastis, menjadikan Watchmen salah satu adaptasi superhero terbaik yang pernah ada.

Aapalagi kali ini ia medapatkan dukungan penuh dari David S. Goyer di departemen naskah dan “The” Chritopher Nolan di bangku produser yang diam-diam juga memberikan pengaruhnya kepada Snyder, ya, kedua nama itu adalah manusia- manusia hebat di balik kesukesan besar trilogi The Dark Knight. Ya, kembali ke titik nol. Snyder membawa kembali semuanya ke awal ke planet Krypton yang sekarat, tepat disaat kelahiran putra pertama Jor-El (Russel Crowe) dan Lara Lor- Van (Ayelet Zurer), Kal-El. Krypton yang diambang kehancuran dan pembelotan yang dilakukan oleh General Zod (Michael Shannon) memaksa Jor-El mengirim Kal-El ke bumi beserta rahasia besar bangsa Krypton, dan selanjutnya yang terjadi adalah sebuah awal baru dari cerita lama tentang bayi alien yang ditemukan oleh pasangan petani Kansas, Jonathan dan Martha Kent (Kevin Cotsner dan Diane Lane) yang kelak akan kita kenal dengan nama Superman.

Ada dua nama jebolan saga The Dark Knight di sini, tentu saja epektasi kita kemudian akan melayang tinggi ke sebuah kisah superhero kelam, manusiawi dan realistis, tetapi beruntung itu tidak terjadi, setidaknya 2 jam lebih Man of Steel tidak di dominasi oleh drama gelap tentang pencarian jati diri meskipun masih ada nuansa realis namun tidak sampai terjebak terlalu dalam, toh kisahnya sendiri sebenarnya sudah lebih dari manusiawi; Anak alien yang dirawat manusia yang kemudian membela mati-matian para manusia ketimbang rasnya sendiri yang nyaris punah.

Separuh pertamanya dikuasai oleh drama pencarian jati diri seorang pemuda Kansas bernama Clark Kent yang berpetualang ke sana kemari untuk mencari tahu siapa dirinya, mengapa ia berbeda dan tujuannya sampai harus tersesat di bumi. Setelah momen seru di planet Krypton yang melibatkan naga dan berujung pada kehancuran besar serta pelepasan Kar-El yang emosional ceritanye kemudian bergarak bolak balik ke depan dan ke belakang (Bagian ini seperti mendapatkan pengaruh kuat Nolan).

Jadi buat penonton awam yang kurang atau tidak mengetahui asal muasal sang laki-laki super ini tenang saja Snyder akan memberikanmu semuanya itu dengan bungkusan gambar-gambar indah ala Terrence Malick dan momen-momen kepahlawan Clark muda sampai dewasa sebelum ia mengenakan seragam kebesarannya. Mungkin dari titik ini alurnya bergerak sedikit lambat dan terseok- seok, ada kedalaman yang kurang digali meskipun terlihat Synder berusaha menghadirkan sisi emosional terutama ketika Clark a.k.a Kar-El berhubungan dengan ayah-ayahnya, para mantan Robin Hood itu.

Karakter Superman sendiri yang diperankan seorang Inggris, bintang The Tudors, Henry Cavill mungkin bukan pilihan yang paling pas terlebih jika kamu mau membandingkannya dengan dua aktor sebelumnya, tetapi usaha melelahkan dan penuh perjuangan yang dilakukannya (menambah berat badan dan kapasitas otot agar pas dengan konstum barunya yang membuang cawat merah legendarinya) rupanya cukup membuahkan hasil. Dengan dagu belah dan wajah tampannya Cavill sukses menjadi versi modern Superman ala Synder yang menawan, terlihat perkasa. Lalu karakter main villaint-nya adalah General Zod yang sangat pas untuk sebuah kisah awal, pemerannya adalah Michael Shannon, aktor watak hebat yang tidak memerlukan usaha terlalu keras untuk mengahadirkan aura kejam dari seorang Jenderal Kryptonian yang penuh dendam dan ambisi.

Sementara ada Amy Adams yang tampak sedikit terlalu tua untuk peran Lois Lane, love interst Superman. Perannya tidak terlalu signifikan namun Superman tanpa kehadiran Lois Lane itu jelas aneh, dan ada sedikit twist di sini yang di buat Snyder yang melibatkan karakter Lois yang berbeda dengan komik atau film-film sebelumnya. Snyder mungkin bukan seorang storyteller yang handal, kamu bisa saja menghujat bahwa alurnya sedikit berantakan dan melelahkan, tetapi jangan pernah meragukan Synder dan kemampuannya menghadirkan rangkaian action sekuens spektakuler. Ya, meskipun kali ini tidak melibatkan efek slowmotion yang menjadi ciri khasnya (imej cepat Superman tidak cocok dislowmotion kan) namun siapa yang bisa menahan pertarungan antara sang Manusia Super dengan para Kryptonian (Selain Zod ada karkter Faora yang keren yang dimainkan si cantik Antje Traue).

Ini seperti melihat kombinasi pertarungan dahyat dalam anime populer Jepang Dragon Ball dan video game dengan segala kecepatan luar biasa, sudut pandang yang asik, scoring heroik garapan komposer bertangan dingin Hans Zimmer dan tentu saja spesial efek dan ledakan yang fantastis, ya, mungkin durasinya tidak terlalu banyak dibanding dramanya dan efek 3D-nya buruk, namun apa yang dihadirkan Snyder itu sudah lebih dari cukup untuk membuatmu berdecak kagum terutama ketika para alien-alien super berpakian ketat itu berhantaman ria satu sama lain, membuat tembok-tembok keras hancur seperti kerupuk dan meluluhlantakan Metropolis seperti bagunan pasir. Skalanya dinaikan dua kali lipat lebih besar ketimbang Superman Returns.

Zack Snyder dengan dukungan nama-nama besar di balik kesuksesan reboot Batman membawa kembali kisah si Manusia Baja kembali ke awal, memodifikasinya dengan sentuhan modern dan mencoba menyeimbangkan drama tentang pencrian jati diri yang manusiawi dan parade action dahysat, meskipun kombinasinya terasa bekerja di satu sisi saja, namun ini adalah awal yang bagus dari franchise sebesar Superman.


 
[UPDATE BDRip]
DOWNLOAD

CLICK HERE

SUBTITLE
CLICK HERE
 
 

MORE SCREENSHOT



WATCH THE TRAILER HERE 



{[['']]}

The Lone Ranger +Subtitle Indonesia


Jangan terlalu merasa heran jika banyak ulasan mengenai The Lone Ranger akan menggambarkan film ini sebagai “variasi western dari franchise film The Pirates of the Caribbean”. Well… dengan keberadaan Jerry Bruckheimer sebagai produser, Gore Verbinski duduk di kursi penyutradaraan serta Johnny Depp yang, sekali lagi, tampil dengan peran yang memiliki karakteristik hampir serupa dengan karakter Captain Jack Sparrow, The Lone Ranger memang banyak berbicara dengan nada yang hampir seirama dengan franchise film yang telah menghasilkan pendapatan lebih dari US$3,7 milyar dari masa perilisannya di seluruh dunia tersebut.

Bukan masalah yang besar sebenarnya karena terlepas dari durasi penceritaan yang terlalu panjang, Verbinski mampu menggarap The Lone Ranger menjadi sebuah sajian western yang cukup menghibur.

Dengan naskah cerita yang diadaptasi oleh duo penulis franchise film Pirates of the Caribbean, Ted Elliott dan Terry Rossio, bersama dengan Justin Haythe (Snitch, 2013) dari seri drama radio berjudul sama, The Lone Ranger mengawali kisahnya dengan latar belakang lokasi di kota Colby, Texas, Amerika Serikat, pada tahun 1896.

Diceritakan, Dan Reid (James Badge Dale) yang merupakan pimpinan satuan penjaga keamanan kota mendapatkan tugas dari seorang jutawan, Latham Cole (Tom Wilkinson), untuk menangkap seorang penjahat bernama Butch Cavendish (William Fitchner). Dan kemudian merekrut adiknya, John Reid (Armie Hammer) – seorang pengacara kota besar yang baru saja pulang ke kampung halamannya, serta enam orang pria lainnya untuk turut serta dalam perjalanannya mencari jejak Butch.

Di tengah perjalanan tersebut, Dan beserta kawanannya masuk ke dalam perangkap yang telah dipersiapkan oleh Butch. Bersama dengan kelompoknya, Butch berhasil membunuh Dan beserta orang-orang yang turut dalam perjalanan bersamanya. Beruntung, John kemudian diselamatkan oleh seorang pria Indian bernama Tonto (Johnny Depp).

Meski pada awalnya tidak begitu menyukai kehadiran Tonto yang dirasakannya selalu mengganggu, John kemudian setuju untuk melakukan perjalanan bersama Tonto dalam mencari Butch setelah Tonto memberitahu John bahwa salah satu teman Dan telah mengkhianatinya dan Tonto sendiri memiliki dendam pribadi terhadap sosok Butch.

The Lone Ranger sebenarnya menawarkan jalan cerita yang cukup sederhana: dua karakter dengan dua kepribadian yang saling bertolak belakang dan tidak menyukai satu sama lain kemudian menemukan satu alasan dimana mereka dapat saling bekerja sama serta akhirnya menjalin hubungan persahabatan yang erat. Dan The Lone Ranger mampu berjalan dengan ritme penceritaan yang cukup meyakinkan ketika jalan ceritanya berfokus untuk mengisahkan bagaimana karakter Tonto dan John Reid, yang nantinya akan menjadi The Lone Ranger, melakukan petualangannya dalam berusaha untuk menangkap karakter antagonis, Butch Cavendish.

Namun, sayangnya, Justin Haythe, Ted Elliott dan Terry Rossio kemudian berusaha terlalu keras untuk mengisi The Lone Ranger dengan berbagai tema penceritaan yang terlalu rumit, mulai dari unsur politik, korupsi, perbedaan budaya antar dua ras yang berbeda hingga persaingan cinta antara dua bersaudara. Hasilnya, jalan cerita yang seharusnya berjalan singkat dan sederhana menjadi terasa berjalan terengah-engah di bagian pertengahannya dengan durasi penceritaan menjadi meluas tanpa esensi yang kuat hingga sepanjang 149 menit.

Untungnya, secara perlahan, Gore Verbinski mampu merapikan dan membawa kembali jalan cerita The Lone Ranger ke dalam alur penceritaan yang lebih menonjolkan kekuatan persahabatan antara kedua karakter utamanya, komedi yang terbentuk antara interaksi keduanya serta deretan adegan aksi yang cukup tertata dengan baik.

Dan ketika tata musik William Tell Overture yang ikonik tersebut disajikan oleh komposer Hans Zimmer untuk mengiringi adegan pertarungan final antara The Lone Ranger dan Tonto dengan para lawan-lawannya, Verbinski telah berhasil menggiring The Lone Ranger menjadi sebuah sajian hiburan yang benar-benar berkelas! Yang juga sangat membantu The Lone Ranger untuk menjadi sebuah presentasi penceritaan yang menarik jelas datang dari kualitas penampilan para pengisi departemen aktingnya.

Johnny Depp memang tampil dengan tingkah laku yang akan mengingatkan semua orang pada karakter Captain Jack Sparrow yang ikonik, namun tidak dapat disangkal Depp tetap mampu melakukan interpretasi karakter tersebut dengan baik dan sangat menghibur. Namun, yang paling mencuri perhatian jelas adalah Armie Hammer yang berperan sebagai John Reid/The Lone Ranger.

Dengan jalan penceritaan yang sepertinya lebih mengedepankan karakter Tonto daripada karakter yang ia perankan, jelas adalah sangat mengangumkan untuk melihat bahwa Hammer tetap mampu hadir mencuri perhatian dalam setiap adegan yang melibatkan keberadaan dirinya.

Perpaduan daya tarik Hammer dan Depp serta chemistry keduanya yang begitu hangat mampu membuat perjalanan mengikuti The Lone Ranger­ – bahkan pada titik terlemahnya sekalipun – menjadi sangat menyenangkan. Selain kedua pemeran utamanya, The Lone Ranger juga diisi dengan deretan pemeran lain yang mampu menampilkan karakter mereka dengan kuat, meskipun beberapa karakter tersebut hadir dengan penggalian yang terlalu dangkal.

Helena Bonham Carter tetap mampu tampil eksentrik dalam perannya yang singkat. Hal yang sama juga dapat dikemukakan dari penampilan Tom Wilkinson yang karakternya sebenarnya memegang peranan yang cukup penting namun dihadirkan dengan plot cerita yang begitu minim. William Fitchner juga mampu merepresentasikan karakter antagonis Butch Cavendish dengan begitu brutal. Nama-nama lain seperti James Badge Dale, Barry Pepper dan Ruth Wilson juga tampil meyakinkan dalam peran mereka.

Dengan durasi penceritaan yang mencapai lebih dari 120 menit, The Lone Ranger memang harus diakui tidak selalu hadir dengan alur penceritaan yang lancar. Usaha untuk menghadirkan film ini dengan deretan tema penceritaan yang lebih kompleks dari sekedar kisah unexpected bromance dari dua karakter dengan kepribadian yang saling bertolak belakang justru memberikan kerumitan tersendiri dan sempat membuat The Lone Ranger terasa berjalan begitu monoton.

Untungnya, pengarahan Gore Verbinski yang cukup kuat serta chemistry yang begitu meyakinkan antara Johnny Depp dan Armie Hammer mampu membuat The Lone Ranger tetap terasa menarik bahkan di saat momen terlemahnya sekalipun. Tidak sempurna, namun jelas tetap mampu hadir sebagai sebuah presentasi western yang begitu menghibur.



DOWNLOAD




Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)



MORE SCREENSHOT







{[['']]}

Turbo +Subtitle Indonesia


Film teranyar rilisan DreamWorks Animation, Turbo, yang juga menjadi debut penyutradaraan bagi David Soren, berkisah mengenai seekor siput kebun bernama Theo (Ryan Reynolds) – atau yang lebih memilih untuk dipanggil dengan sebutan Turbo, yang bermimpi untuk menjadi pembalap terbaik di dunia, seperti halnya sang idola, Guy Gagne (Bill Hader) – seorang manusia.

Masalahnya… well… Turbo adalah seekor siput yang semenjak lama memiliki takdir sebagai salah satu hewan dengan pergerakan tubuh paling lambat di dunia. Obsesinya tersebut kerap membuat Turbo menjadi bahan cemoohan bagi komunitas siput yang berada di sekitarnya, termasuk dari sang kakak, Chet (Paul Giamatti).

Hal itulah yang kemudian mendorong Turbo untuk meninggalkan lokasi tempat tinggalnya dan memilih untuk mencari jalan hidupnya sendiri. Dalam perjalanannya, Turbo secara tidak sengaja kemudian terlempar ke bagian supercharger sebuah mobil balap dan membuat kulitnya bercampur dengan senyawa dinitrogen oksida yang berada di mesin tersebut.

Seperti halnya Peter Parker yang terkena gigitan laba-laba yang susunan genetisnya telah direkayasa, keesokan harinya, Turbo menemukan bahwa dirinya mampu bergerak jauh, jauh lebih cepat dari biasanya. Jelas, kejadian luar biasa tersebut kemudian menginspirasi Turbo untuk mengejar mimpinya. Dan dengan bantuan Tito (Michael Peña), seorang penjual taco yang juga mengelola adu balapan para siput, Turbo secara perlahan mulai mewujudkan impiannya untuk menjadi pembalap dan turut serta dalam salah satu ajang adu balap paling terkenal di dunia, Indianapolis 500.

Daripada membandingkan Turbo dengan franchise Fast and Furious (2001 – 2013) seperti yang dilabelkan pada poster film ini, perbandingan paling tepat mungkin dapat dilakukan dengan film karya Pixar Animation Studios, Ratatouille (2007). Secara sederhana, keduanya sama-sama menceritakan mengenai sosok hewan yang memiliki cara pandang, kehidupan dan impian layaknya seorang manusia: karakter Turbo adalah Remy – karakter tikus yang berhasrat begitu besar pada makanan, karakter Tito adalah Alfredo Linguini – sahabat manusia bagi karakter Remy, karakter Guy Gagne adalah Auguste Gusteau yang begitu diidolakan dan menjadi panutan Remy, dan, tentu saja, dunia balapan adalah dunia masak-memasak di garis penceritaan Ratatouille.

Usaha karakter Turbo untuk membuktikan kehebatan dirinya dalam arena balap mungkin juga akan memberikan ingatan sekilas pada Cars (2006). Not so original eh? Sayangnya, terlepas dari berbagai kemiripan yang dimiliki oleh karakter maupun garis penceritaan, kualitas presentasi naskah cerita Turbo yang ditulis oleh David Soren bersama dengan Robert Siegel dan Darren Lemke sama sekali tidak pernah mampu mendekati kualitas film animasi produksi Pixar Animation Studios yang berhasil memenangkan kategori Best Animated Feature di ajang The 80th Annual Academy Awards tersebut.

Tidak seperti karakter Remy yang memiliki daya tarik luar biasa untuk mampu mengubah sekaligus meyakinkan penonton bahwa seekor tikus dapat memiliki kemampuan memasak, karakter Turbo hadir tanpa kekuatan tersebut. Karakter Turbo hadir hampir tanpa pengembangan yang berarti: sosok yang lemah dengan mimpi yang besar, memperoleh sebuah kehebatan yang mampu membuatnya membuktikan diri dan akhirnya benar-benar mampu mencapai semua impiannya. Klise dan tanpa adanya kemampuan untuk memberikan karakter tersebut sebuah poin penceritaan yang lebih kuat.

Tidak hanya karakter Turbo yang hadir terlalu datar. Karakter-karakter pendukung lain juga disajikan dengan pendalaman yang setara. Keantagonisan karakter Guy Gagne terasa terlalu dipaksakan untuk hadir – ketika Turbo kehabisan tantangan untuk diberikan pada karakter utamanya, maka satu karakter kemudian diubah menjadi sosok antagonis. Karakter-karakter pendukung seperti Chet dan Tito juga tak pernah dihadirkan lebih dari sekedar karakter tambahan belaka – padahal hubungan persaudaraan antara karakter Turbo dan Chet menyimpan begitu banyak potensi untuk menghasilkan elemen emosional penceritaan yang kuat.

Jalan cerita Turbo sendiri sama sekali tidak pernah menyentuh tingkatan sebagai sebuah penceritaan yang buruk. Namun, dengan ide yang sebenarnya cukup unik, Turbo sayangnya dikembangkan jauh dari kesan menarik. Jika DreamWorks Animation berusaha untuk mendekati kelas Pixar Animation Studios, maka kualitas tersebut lagi-lagi dapat diperoleh dari kemampuan mereka untuk menghasilkan tatanan visual yang sangat menarik.

Pada beberapa bagian cerita, Turbo tampil dengan warna-warni yang begitu benderang namun tetap sangat nyaman untuk disaksikan. Jajaran pengisi suara mulai dari Ryan Reynolds, Paul Giamatti, Michael Peña hingga nama-nama seperti Ken Jeong dan Snoop Dogg (!) juga cukup baik dalam usaha mereka untuk menghidupkan setiap karakter yang mereka isisuarakan – meskipun masih jauh dari kesan memorable ataupun istimewa.

Cukup mengherankan untuk melihat sebuah karya DreamWorks Animation yang sekilas terkesan tidak berusaha untuk mendobrak tingkatan kualitas yang sebelumnya telah diterapkan oleh Pixar Animation Studios – DreamWorks Animation jelas merupakan pesaing terkuat Pixar Animation Studios hingga saat ini.

Turbo terkesan begitu… bukan buruk… namun (sangat) jauh dari kesan istimewa. Jalinan cerita maupun karakternya terbangun terlalu sederhana dan dikembangkan dengan minimalis sehingga gagal untuk tampil emosional maupun menghibur. Tentu saja, kualitas visualnya yang menarik serta karakter-karakter pendukung yang lucu akan cukup mampu untuk menarik minat para penonton muda yang menjadi sasaran utama film ini. Namun selebihnya… Turbo mungkin akan selamanya diingat sebagai salah satu karya terlemah DreamWorks Animation.


DOWNLOAD





Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)


MORE SCREENSHOT



{[['']]}

Pacific Rim +Subtitle Indonesia

Di masa depan, umat manusia dikejutkan dengan kemunculan monster raksasa yang muncul dari dasar Samudera Pasifik. Awalnya monster yang disebut kaiju tersebut hanya muncul seekor dan butuh waktu seminggu bagi pasukan militer untuk mengalahkannya. Namun beberapa waktu berselang makin banyak lagi kaiju bermunculan dan memporak porandakan seluruh dunia serta memakan korban hingga jutaan nyawa.

Kemudian harapan muncul saat pemerintah dunai bersatu dan terciptalah sebuah proyek untuk melakukan perlawanan terhadap kaiju. Proyek tersebut adalah membangun robot raksasa yang diberi nama Jaegers. Robot itu membutuhkan dua orang pilot untuk mengoperasikannya, dimana pikiran kedua pilot tersebut akan saling terhubung satu sama lain.

Raleigh (Charlie Hunnam) merupakan salah satu pilot jaegers yang sudah berhasil membunuh banyak kaiju. Namun setelah sang kakak yang menjadi partnernya tewas saat bertugas ia memutuskan pensiun.

Beberapa tahun berlalu kaiju semakin banyak dan makin kuat dimana monster-monster itu mulai saling beradaptasi dalam pertarungan melawan jaegers. Disaat kaiju makin banyak, jumlah jaegers yang tersisa beserta pilotnya makin sedikit. Pada saat inilah Marshall Stacker (Idris Elba) memanggil kembali Raleigh untuk terjun ke medan perang.

Pacific Rim dibuka dengan luar biasa saat kita dipertontonkan tentang bagaimana kaiju pertama muncul dan mulai menghancurkan banyak tempat. Ancaman yang dihadirkan monster-monster raksasa tersebut terasa begitu mengerikan sedari adegan pembukanya. Gambar-gambar yang memperlihatkan bagaimana monster berukuran raksasa yang akan membuat T-Rex terlihat seperti semut terasa begitu megah.


DOWNLOAD


Jika sobat kesusahan dalam mendownload silahkan simak
(
Cara mendownload Files di Tusfiles)



MORE SCREENSHOT



{[['']]}

Dragon Ball Z : Battle of Gods +Subtitle Indonesia

dragon-ball-z-battle-of-g.jpg


REVIEW:

Seperti diketahui oleh banyak penggemar komik dan anime, Dragon Ball merupakan salah satu komik legendaris Jepang yang sangat digandrungi. Akibatnya, banyak versi cerita di luar komik yang diusung oleh orang-orang selain Akira Toriyama, sang pengarang. Beberapa film anime yang hadir sempat menyesuaikan cerita komik di dalamnya. Hingga belakangan, terdapat serial anime berjudul Dragon Ball GT yang didaulat sebagai sequel Dragon Ball versi anime.

Sayangnya, meski dianggap sebagai sequel, isi cerita didalam serial tersebut ternyata tidak sesuai dengan keinginan sang pengarang. Dan demi meluruskan kisah yang sebenarnya, Akira pun akhirnya turun tangan membuat anime terbarunya dalam sebuah format film berjudul Dragon Ball Z: Battle of Gods.

Lewat film ini, Akira Toriyama mendapat peran yang besar untuk menyusun naskah cerita, desain hingga penulisan layar. Seperti dilansir Anime News Network pada 28 Februari 2013, film ini mengambil tema The Lost Decade sebagai cerita utamanya.

Ya, "Dragon Ball Z"  menampilkan kisah 10 tahun setelah Goku berhasil mengalahkan Buu. Goku juga harus kembali menghadapi "Pertandingan Beladiri Sejagat" yang akan diselenggarakan untuk ke-28 kalinya.



Download

untitled.png

untitledsdhusj.png

Untuk Tutorial cara menonton silahkan simak


More Screenshot

dbzgods10.jpg

devbrtwavnhm.jpg

1371806456-image-goku-god.jpg

{[['']]}

POPULAR POST

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Droid Movies - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger